Membersihkan Kandung Empedu dari Batu Empedu

Kamis, 04 Januari 2018
Membersihkan Kandung Empedu dari Batu Empedu

Membersihkan Kandung Empedu dari Batu Empedu

ADI KUMBARA, 8 APRIL 2017

DARI FILE KOMUNITAS KEFIR INDONESIA (KKI)

 

Empedu yang disekresikan oleh Kandung Empedu, berfungsi untuk melumatkan lemak untuk dipecah mejadi gliserol dan asam lemak. Kandung Empedu terletak dibawah organ hati Empedu terbuat dari bilirubin, garam empedu dan kolesterol. Organ kadung empedu inilah yang sering kali mengkonstruksi batu empedu. Batu empedu ini seringkali ditemukan pada mereka yang hatinya menderita sakit (cirosis), sehingga saluran empedunya mengalami infeksi dan terjadi kelainan darah. Biasanya batu empedu seperti ini sering pula disebut dengan batu kolesterol. Disamping batu kolesterol ditemukan pula batu pigmen, sejenis batu empedu yang sampai kini belum begitu jelas perannya bagi tubuh manusia. Batu empedu inilah yang sering kali menimbulkan rasa sakit dan berbagai macam keluhan rasa tidak nyaman pada penderitanya.

 

img-1515066203.jpg


Penyakit batu empedu ini lebih sering ditemukan pada wanita, terutama yang bertubuh gemuk. Umumnya orang yang bertubuh gemuk demikian biasanya garam empedu darahnya menurun, sehingga kolesterol dalam empedunya naik. Kondisi itulah yang dianggap menjadi biang keladi terbentuknya batu empedu pada penderita. Disamping itu penyakit batu empedu ini juga sering dijumpai pada wanita hamil atau para pemakai pil KB (keluarga berencana) yang diperkirakan akibar dari pengaruh hormon estrogen.

Penyakit Batu Empedu.

Batu empedu sebuah penyakit yang di alami oleh kantong empedu yang di dalamnya terdapat batu dengan ukuran yang berbeda beda. Hal ini di sebabkan oleh berbagai macam pemicu. Bentuknya seperti butiran pasir dan bisa mapai sebesar bola pimpong. Jumlah batu empedu umumnya lebih dari satu. Penyakit Batu Empedu lebih banyak terjadi pada umur yang diatas 40 tahun, hamil, mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi atau berlemak, asupan serat yang kurang, memiliki riwayat penyakit diabetes, kegemukan atau obesitas, penderita sirosis, pencernaan terganggu, berat badan yang turun sangat drastis dan orang yang memakai ceftriaxonem seperti antibioik yang bisa di pakai dalam menyembuhkan penyakit gonore , meningitis dan pneumonia.

Jika penyakit batu empedu ini tidak di atasi dengan segera maka akan memicu terjadinya radang kantong empedu akut, abses kantong empedu, peritonitis, penyumbatan saluran empedu, pankreatis akut (ini bisa menyebabkan diabetes akut karena saluran pankreas tersumbat) dan kanker kantong empedu (ini hanya dapat diatasi dengan opersi pengangkatan kandung empedu).

Pencegahan yang dapat dilakukan, agar batu empedu tidak terjadi adalah dengan menurunkan berat badan, dan pola makan yang diubah, antara lain dengan selalu mengonsumsi Kefir minimal segelas sehari.

Agar kandung empedu terbebas dari batu empedu, tentu pola makan sehat harus dijalankan. Menjaga kesehatran secara holistik (ini sudah ditulis pada bagian lain) perlu dijalankan sebgai pola hidup yang konsisten. Namun kalau sudah telanjur terbantuk, maka perlu upaya membersihkan batu empedu tersebut.

Langkah menjaga dan membersihkan Kandung Empedu.

1. Sempurnakan Pencernaan.

Tanpa pencernaan yang baik, terapi apapun seringkali tidak bermanfaat. Menjaga pencernaan yang baik, bisa dilakukan dengan selalu mengonsumsi Kefir (Prima/Optima) segelas sehari sebelum tidur. Bila bermasalah, lakukan proses detoksifikasi dan perbaikan intensif dengan mengonsumsi Kefir Prima/Optima tiga kali sehari antara seminggu sampai tiga minggu. Bila pencernaan sudah baik, bisa melangkah ke tahap berikutnya.

2. Melunakkan batu empedu.

Melunakkan ini bukan berarti keseluruhan batu empedu menjadi lunak, tapi minimal permukaannya menjadi tidak terlalu runcing-runcing, dan ukurannya juga bisa sedikit berkurang.

Caranya adalah meminum Kefir Bening sehari 3 - 4 gelas, selama 5 hari berturut-turut. Selama 5 hari itu, diharapkan batu empede akan menjadi lebih lunak.

3. Menguras Batu Empedu.

Ini adalah upaya untuk mengeluarkan batu empedu dari Kandung Empedu.Pada hari ke 6, Kefir Beningnya dihangatkan (sekitar 45 derajat C), kemudian untuk setiap gelasnya dibubuhi 1 sendok teh garam Inggris (Epsom Salt/Magnesium Sulfat). Jadi ini diminum 3 kali. Ini merupakan upaya agar saluran dari Kandung Empedu bisa melebar.

Terakhir, pada malam hari sebelum tidur, minum sekitar 50 cc VCO dan setengah gelas Kefir Bening. VCO ini akan melumasi batu empedu sehigga lebih mudah meluncur keluar. Konsumsi pada hari ke 6 ini diulangi pada hari ke 7.

Pada hari ke 6 dan ke 7 ini, batu Empedu sudah diharapkan dapat keluar bersama dengan tinja. Perhatikan adanya batu-batu kecil bersama tinja dan biasanya mengambang.

Menjaga agar tidak kambuh.

Dengan mengonsumsi Kefir Prima/Optima segelas sehari sebelum tidur, maka kemungkinan munculnya batu empedu sudah sangat berkurang. Sebagai langkah penjagaan tambahan, segelas Kefir Bening yang dihangatkan dibubughi 1 sendok teh Garam Inggris seninggu sekali dan satu sendok makan VCO setiap hari akan lebih menjamin terbebasnya kita dari batu empedu.

Tapi ingat, tidak berarti kita boleh suka-suka makan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi secara berlebihan. Penjagaan kesehatan secara holistik tetap harus dijadikan cuan untuk hidup sehat.

 

Semoga bermanfaat...

Salam sehat bersama Kefir..



  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar